Kepala Bappeda: Benahi dan Lengkapi Fasilitas pada Destinasi Wisata kemudian Lakukan Promosi

01 Oktober 2020
Kepala Bappeda: Benahi dan Lengkapi Fasilitas pada Destinasi Wisata kemudian Lakukan Promosi
Kepala Bappeda menyampaikan materi pada Pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata

Lahomi, 1 Oktober 2020 - “Benahi dan lengkapi fasilitas pada destinasi wisata, setelah itu baru dilanjutkan dengan promosi. Percuma saja kita punya potensi pariwisata yang menarik kalau fasilitas dan pembenahan lokasi tidak memadai, tentu tidak memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat”.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bappeda Kabupaten Nias Barat Sabahati Gulo, S.Sos., M.M pada saat menjadi salah satu narasumber pada Pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata yang dilaksanakan pada hari Selasa (29/9) di Pondok Marco Pantai Sirombu dengan Materi Sinergitas Program Kepariwisataan dalam Pembangunan Desa Wisata Berbasis Masyarakat.

Menurut Kepala Bappeda, selain pembenahan dan penataan destinasi wisata, untuk mengembangkan Desa Wisata diperlukan sinergitas pendanaan dan program pembangunan pariwisata antara pemerintah Pusat, Provinsi dan pemerintah Kabupaten serta seluruh pemangku kepentingan dan pelaku pariwisata. Lebihlanjut dijelaskan bahwa dalam pengembangan desa wisata perlu menjalin kerja sama dan melibatkan masyarakat mulai tahap perencanaan, pengembangan, pengelolaan dan pemasaran.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Nias Barat Elfira Hotmulani Manik, S.Ikom., M.M menjelaskan bahwa pelaksanaan Pelatihan Tata Kelola Pariwisata tersebut, dimaksudkan untuk pengembangan Sumberdaya Manusia dan peningkatan pengetahuan peserta dalam penataan dan pengelolaan pariwisata.

“Pelaksanaan Pelatihan ini dimaksudkan untuk pengembangan SDM dan peningkatan pengetahuan peserta dalam penataan dan pengelolaan potensi pariwisata di Desa. Dengan demikian akan berkembang desa-desa wisata di Kabupaten Nias Barat, terbukanya lapangan pekerjaan dan kreatifitas masyarakat dalam pengelolaan potensi pariwisata semakin meningkat, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan masyarakat Nias Barat pada umumnya,” ujar Kepala Dinas yang sangat popular dan dekat dengan kaum milenial tersebut.

Sebagaimana diketahui bahwa Pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Nias Barat berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 29 September sampai 1 Oktober 2020, diikuti oleh 40 orang peserta yang terdiri dari unsur pemerintah desa, kelompok sadar wisata, pemilik lahan sekitar destinasi, pelaku usaha dan pengelola destinasi wisata desa. Pada hari pertama diisi dengan pemaparan materi oleh para narasumber, kemudian hari kedua dan ketiga dilaksanakan kunjungan lapangan di beberapa desa wisata yang ada di Kabupaten Nias Barat.

(YARMAN H.)