KPK Gelar Rapat Koordinasi Supervisi Capaian MCP Kabupaten Nias Barat

30 April 2021
98
KPK Gelar Rapat Koordinasi Supervisi Capaian MCP Kabupaten Nias Barat
Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu, Wakil Bupati Nias Barat Dr. Era-Era Hia, MM.,M.Si, bersama Direktur Koordinasi Supervisi I, Brigjen Didik Agung Widjanarko

Lahomi (29/04/2021), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan rapat Koordinasi Supervisi Capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) di Kabupaten Nias Barat, yang dilaksanakan di Loby Kantor Bupati, Kamis (29/04/2021).

MCP adalah tolok ukur keseriusan Pemda dalam upaya cegah korupsi karena terdapat indikator dan sub indikator yang harus dicapai.

Direktur Koordinasi Supervisi Wilayah I, Brigjen Didik Agung Widjanarko, mengatakan Fungsi KPK dalam Pencegahan korupsi dapat disederhanakan menjadi upaya membatasi dua faktor yaitu Niat dan Kesempatan.

"MCP ini adalah upaya-upaya dalam meniadakan kesempatan. Kalau niat ada pada diri kita, saya mengajak dan menggugah  agar kita membunuh niat tersebut. Kalau kita punya rasa syukur, saya yakin niat itu tidak ada," Ujarnya.

Capaian MCP Kabupaten Nias Barat Tahun 2020 tergolong sangat rendah. Total MCP 28.15% dengan rincian 8  area intervensi penilaian yakni : Perencanaan dan penganggaran 35%, Pengadaan Barang dan Jasa 28.82%, PTSP 16.03%, APIP 40.32%, Manajemen ASN 30.05%, Optimalisasi pajak daerah 4.5%, Manajemen aset daerah 51.6% dan Tata Kelola Dana Desa 0.1%.

Usai pemaparan hasil Capaian MCP, Bupati Nias Barat, Khenoki Waruwu dan Wakil Bupati Dr. Era-Era Hia, M.M., M.Si, langsung memimpin rapat koordinasi kepada pimpinan OPD sebagai respon atas Capain MCP Nias Barat, sehingga kedepan capaian MCP Nias Barat menjadi lebih baik.

Bupati memerintahkan agar seluruh saran dan masukan dari Direktur Supervisi atas MCP supaya segera ditindaklanjuti oleh Dinas teknis, sehingga Capain MCP 2021 dapat mencapai 100%.

"Apa hal-hal yang harus dilakukan, oleh dinas teknis, supaya mulai dilakukan, mulai Action, saat ini jangan nunggu besok, makanya kami tidak menunggu lama, langsung ditindahlanjuti." harapnya.

(EZ)