Apa itu Lokakarya Pengertian, Ciri-ciri Persiapan

Apa itu Lokakarya? Pengertian, Ciri-ciri & Persiapan

Apa itu Lokakarya – Setiap permasalahan sering muncul dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya adalah permasalahan yang terjadi dalam dunia pendidikan. Permasalahan disini perlu dicari titik tengah dan solusinya, seperti kurva transportasi, capaian pembelajaran suatu mata kuliah, mata kuliah di suatu program studi, dll. Permasalahan tersebut seringkali harus didiskusikan untuk dicarikan solusinya.

Oleh karena itu, diperlukan suatu forum untuk melakukan musyawarah dan mufakat agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan. Biasanya wadah semacam itu disebut Lokakarya atau workshop.

Apa itu Lokakarya?

Lokakarya adalah acara di mana beberapa orang berkumpul untuk memecahkan masalah tertentu dan menemukan solusinya. Lokakarya ini disebut juga workshop. Tempat diadakannya kegiatan biasanya didiskusikan langsung dengan ahlinya.

Tidak hanya itu, kegiatan ini akan mencari solusi atau permasalahan yang terjadi. Biasanya para ahli di bidang pendidikan ini akan melakukan kegiatan rutin pada waktu-waktu tertentu.

Beberapa orang yang biasanya terlibat dalam acara ini adalah para pendidik, manajer, pimpinan perusahaan, dan juga para ahli di bidang tertentu.

Ciri Ciri Lokakarya

Anda dapat menemukan fitur lokakarya seperti yang diulas di bawah ini:

Masalah yang dibahas akan spesifik. Biasanya muncul dari permasalahan para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.

Seluruh proses pemecahan masalah biasanya dilakukan dengan cara musyawarah. Selain itu, observasi juga dilakukan dalam bidang keilmuan.
Untuk dapat berpartisipasi aktif, peserta dalam kegiatan ini harus memiliki ide atau gagasan yang bertujuan untuk mencari solusi bersama.
Langkah-langkah Mempersiapkan Lokakarya
Untuk melaksanakan dan melaksanakan workshop tersebut, nampaknya ada beberapa tahapan yang harus dipersiapkan. Beberapa dari mereka:

1. Tetapkan tujuan

Agar suatu masalah dapat ditemukan dengan mudah, maka perlu adanya solusi dari masalah tersebut. Jadi tujuan utama harus ditemukan dengan jelas dalam pertemuan ini.

2. Nyatakan kebutuhan peserta

Setiap peserta harus teridentifikasi dengan baik dalam setiap pelaksanaan. Sehingga kebutuhan setiap peserta dapat terpenuhi dengan baik.

3. Desain presentasi

Untuk mendesain presentasi ini, ternyata ada beberapa tahapan yang harus dipenuhi. Beberapa tahapan tersebut antara lain:

Pengantar topik, perubahan diri dan kelompok
Melakukan penyusunan daftar topik dan sub topik pendukungnya
Buat aturan yang digunakan selama kegiatan.

Baca Juga: Jurusan Hubungan Internasional – Pengertian, Apa Yang Dipelajari & Prospek Kerja

4. Melakukan alokasi waktu

Agar proses berjalan lancar, tim panitia harus menyiapkan waktu yang cukup. Sehingga seluruh proses dapat berjalan lancar.

Itulah beberapa ulasan singkat mengenai workshop tersebut. Semoga kegiatan workshop kalian berjalan dengan lancar!


Diterbitkan

dalam

oleh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *